Rhoma Irama : Menyakitkan, Partai Islam Terjerat Korupsi
Rhoma Irama, mengutif hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasalam, "Al insanu Mahalul khoto wa
nisyan" bahwa manusia itu tempatnya salah dan lupa. Kalau yang bersalah
ini adalah rakyat biasa atau tokoh yang tidak ada konteks kepada publik
negara, bahkan agama, ini bisa dikatakan biasa.
Yang menjadi masalah besar adalah seorang tokoh bahkan Ketua Umum Partai Politik Islam, dengan logo Partainya adalah Ka'bah, kiblat
umat Islam sedunia. Ini menjadi tidak biasa, tapi luar biasa menyakitkan. Saya bersama Bang Ridwan Saidi ini bukan kader partai PPP, waktu itu simpatisan saja, saya bilang sama dia
waktu itu Naro, Ketua Umum PPP, Saya mau numpang jihad di P3. Karena saat itu ada pertarungan tiga ideologi Nasionalis, Komunis dan Sekular, P3 waktu itu
berjuang terus nih. Ini (Babeh Ridwan Saidi) menjadi saksi beliau ini selalu juga cuma dia
berkampanye Indonesia saat itu gue macan podiumnya P3 ini galak banget.
Saya (Rhoma Irama) sampai siap berkorban harta dan nyawa saya siapkan untuk membela P3 tahun 77-82. Sangat menyakitkan melihat P3 sekarang ini. Berapa banyak orang yang telah mengorbankan harta jiwa bahkan saat itu kampanye itu sangat keras, sangat keras tidak seperti sekarang ini rileks santai paling banter serangan hoax saja. Tapi dulu, resikonya jiwa, darah, dulu kami berjuang itu sebabnya saya sekarang masuk orang yang sangat merasa masalah pribadi tapi ini ada simbol Islam di sana.
Kalau partai-partai politik korupsi, tidak terlalu apa ya tapi ini ada simbol Islam itu betul-betul sangat menyakiti perasaan. Umat Islam merasa tercemar. Citra kita sebagai umat Islam, karena itu saya, para ulama yang berijtihad dan istikharah untuk membuat simbol ini tidak akan pernah rela dengan Apa hal seperti ini. Oleh karena itu kedepan, mohon teman-teman di partai-partai Islam terutama yang bersimbol Islam, dipundak anda ada Islam, di pundak Anda ada nama baik umat Islam. Semoga ke depan, ya semoga sudah terlanjur berbuat salah ini taubatan nasuha dan tidak terulang kembali untuk menjatuhkan, merusak citra Islam secara nasional. Semoga....
H. Rhoma Irama
Saya (Rhoma Irama) sampai siap berkorban harta dan nyawa saya siapkan untuk membela P3 tahun 77-82. Sangat menyakitkan melihat P3 sekarang ini. Berapa banyak orang yang telah mengorbankan harta jiwa bahkan saat itu kampanye itu sangat keras, sangat keras tidak seperti sekarang ini rileks santai paling banter serangan hoax saja. Tapi dulu, resikonya jiwa, darah, dulu kami berjuang itu sebabnya saya sekarang masuk orang yang sangat merasa masalah pribadi tapi ini ada simbol Islam di sana.
Kalau partai-partai politik korupsi, tidak terlalu apa ya tapi ini ada simbol Islam itu betul-betul sangat menyakiti perasaan. Umat Islam merasa tercemar. Citra kita sebagai umat Islam, karena itu saya, para ulama yang berijtihad dan istikharah untuk membuat simbol ini tidak akan pernah rela dengan Apa hal seperti ini. Oleh karena itu kedepan, mohon teman-teman di partai-partai Islam terutama yang bersimbol Islam, dipundak anda ada Islam, di pundak Anda ada nama baik umat Islam. Semoga ke depan, ya semoga sudah terlanjur berbuat salah ini taubatan nasuha dan tidak terulang kembali untuk menjatuhkan, merusak citra Islam secara nasional. Semoga....
H. Rhoma Irama

Comments
Post a Comment